Kegiatan Pembelajaran Bahasa Jawa tentang Basa Ngoko Lugu dan Ngoko Alus di Kelas 2B MI Wachid Hasyim Wonomlati
Pada hari pembelajaran yang penuh semangat, siswa kelas 2B MI Wachid Hasyim Wonomlati mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa dengan materi basa ngoko lugu dan basa ngoko alus. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus menanamkan nilai sopan santun sejak usia dini. Pembelajaran berlangsung dengan suasana yang menyenangkan, interaktif, dan melibatkan keaktifan seluruh peserta didik.
Kegiatan pembelajaran diawali dengan salam dan doa bersama yang dipimpin oleh guru. Setelah itu, guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kepada siswa tentang bahasa Jawa yang sering mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Melalui tanya jawab ringan tersebut, guru mengaitkan pengalaman siswa dengan materi yang akan dipelajari, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep basa ngoko lugu dan ngoko alus.
Pada sesi inti, guru menjelaskan bahwa basa ngoko lugu merupakan bahasa Jawa yang digunakan untuk berbicara dengan teman sebaya atau orang yang sudah akrab, sedangkan basa ngoko alus digunakan untuk berbicara dengan orang yang lebih tua namun tetap dalam situasi santai, dengan pilihan kata yang lebih sopan. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh-contoh kalimat yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa kelas 2.

Agar pembelajaran lebih menarik, guru menggunakan metode dialog dan bermain peran. Siswa diajak mempraktikkan percakapan sederhana menggunakan basa ngoko lugu saat berbicara dengan teman, serta basa ngoko alus ketika berbicara dengan guru atau orang tua. Beberapa siswa secara bergantian maju ke depan kelas untuk memperagakan dialog, sementara siswa lain menyimak dengan antusias. Kegiatan ini membuat siswa lebih percaya diri dan memahami perbedaan penggunaan kedua jenis basa ngoko tersebut.
Selain itu, guru juga menggunakan media kartu kata berisi contoh kosakata ngoko lugu dan ngoko alus. Siswa diminta mengelompokkan kartu sesuai jenis bahasanya. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir sekaligus kerja sama antar siswa. Suasana kelas tampak hidup, penuh tawa, dan interaksi positif antara guru dan siswa.
Pada akhir pembelajaran, guru bersama siswa melakukan refleksi dengan menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Guru kembali menegaskan pentingnya menggunakan bahasa yang sopan sesuai dengan lawan bicara sebagai bentuk adab dan tata krama dalam budaya Jawa. Siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya apabila masih ada materi yang belum dipahami.
Kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa tentang basa ngoko lugu dan ngoko alus di kelas 2B MI Wachid Hasyim Wonomlati berjalan dengan lancar dan efektif. Melalui pembelajaran ini, diharapkan siswa tidak hanya mampu memahami perbedaan jenis bahasa Jawa, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran ini menjadi salah satu langkah nyata sekolah dalam membentuk karakter siswa yang santun, berbudaya, dan mencintai warisan bahasa daerah.
Siswa Kelas 3B Berkreasi Membuat Kartu Identitas Diri pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Suasana belajar di kelas 3B berlangsung penuh semangat
Sabtu pagi di MI Wachid Hasyim Wonomlati selalu dipenuhi semangat dan keceriaan. Sebagai bagian dari program pembiasaan hidup sehat, seluruh peserta didik mengikuti kegiatan Senam
Suasana pembelajaran Matematika di Kelas 2B MI Wachid Hasyim Wonomlati berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Bersama wali kelas, Ibu Wiwik Irnawati, para siswa mengikuti
Suasana ceria tampak menghiasi ruang belajar Kelas 1B MI Wachid Hasyim Wonomlati saat peserta didik mengikuti pembelajaran Matematika tentang mengurutkan bilangan 1 sampai 10. Mela
Mengawali pekan dengan semangat dan kedisiplinan, seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan MI Wachid Hasyim Wonomlati mengikuti kegiatan Upacara Bendera Hari Se
Belajar di sekolah bukan hanya tentang membaca, menulis, dan berhitung. Lebih dari itu, sekolah juga menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar mengenal diri sendiri, menghargai o
Semangat Belajar Al-Qur’an! Kegiatan Kenaikan Jilid BTQ di MI Wachid Hasyim Berlangsung Lancar dan Penuh Antusias MI Wachid Hasyim kembali melaksanakan kegia
Semangat, keberanian, dan kerja keras kembali ditunjukkan oleh siswa MI Wachid Hasyim. Muhammad Rafif Aydin, siswa kelas 4 MI Wachid Hasyim, tampil penuh percaya diri dalam ajang L
Rabu, 20 Mei 2026 menjadi hari yang membanggakan bagi keluarga besar MI Wachid Hasyim Wonomlati. Salah satu siswa terbaiknya, Azzayyan Al Mairi dari kelas 4, sukses menunjukkan kem
Setelah melewati rangkaian ujian panjang mulai dari UAMNU, TKA, hingga UM, siswa kelas 6 MI Wachid Hasyim akhirnya dapat menikmati momen penyegaran melalui kegiatan Class 6 Goes To